Ken Allen dan Fu Manchu, Cerdiknya Orangutan

Ken Allen dan Fu Manchu, Cerdiknya Orangutan

33 telah dibaca. |

Ken Allen, orangutan dari Kebun Binatang San Diego, melarikan diri dari kandangnya sebanyak tiga kali pada tahun 1980-an.

Tujuannya yang jelas adalah mengunjungi hewan lain, melempari saingan orangutan yang dibencinya, dan berfoto bersama turis. Dia tidak pernah bertindak agresif terhadap siapa pun selama pelariannya.

Ken Allen, yang lahir di penangkaran Kebun Binatang San Diego pada tahun 1971, dikenal karena kemampuannya mengecoh para penjaganya. Kecerdasannya sudah terlihat sejak usia dini.

Saat remaja, ia secara teratur membuka baut kandangnya dan menjelajahi kandangnya di malam hari, kembali di pagi hari dan memasangnya kembali sebelum penjaga datang. Kemampuan memecahkan masalah ini merupakan pendahulu dari pelariannya di kemudian hari.

Selama pelariannya, perilaku Ken Allen sangat jinak. Dia akan berjalan-jalan dengan tenang di sekitar kebun binatang, melihat hewan lain seolah-olah dia adalah pengunjung.

Sikapnya yang tidak agresif selama petualangan ini membuatnya terkenal dan populer. Ia memiliki klub penggemarnya sendiri, dan menjadi subjek kaos dan stiker, sebagian besar bertuliskan “Bebaskan Ken Allen”. Sebuah lagu, “Balada Ken Allen”, bahkan ditulis tentang dia.

Pelarian Ken Allen begitu sering dan cerdik sehingga kebun binatang harus mengambil tindakan luar biasa untuk menahannya. Setelah pelarian pertamanya, petugas kebun binatang memperpanjang dinding kandangnya hingga 4 kaki. Namun, Ken Allen berhasil memanjat tembok itu lagi.

Pihak kebun binatang bahkan menyewa pemanjat tebing berpengalaman untuk menemukan setiap jari tangan, kaki, dan pijakan di dalam kandang, menghabiskan 40.000 dolar AS untuk menghilangkan cengkeraman yang teridentifikasi. Kisahnya terdaftar sebagai salah satu dari Sebelas Penyelamatan Kebun Binatang Terbaik oleh Time pada tahun 2011.

Fu Manchu si Tukang Kunci

Fu Manchu, orangutan cerdik dari Kebun Binatang Henry Doorly di Omaha, Nebraska. Primata yang cerdas ini menjadi sensasi di akhir tahun 1960-an karena petualangannya yang luar biasa.

See also  Kode Morse yang Menyelamatkan

Ken Allen dan Fu Manchu, Cerdiknya Orangutan

Fu Manchu dikenal karena sifatnya yang ramah dan suka bermain, sering berinteraksi dengan hewan lain dan penjaga manusianya. Namun pada tahun 1968, sesuatu yang aneh mulai terjadi. Fu Manchu dan teman-teman satu kandangnya sering ditemukan berada di luar kandang.

Misteri ini semakin dalam karena kelompok ini tidak pernah membuat masalah atau mencoba untuk meninggalkan area kebun binatang; mereka hanya menikmati menjelajahi bagian lain dari kebun binatang. Tempat favorit mereka adalah pohon elm di dekat kandang gajah.

Baca Juga: Museum Isabella Stewart Gardner, Misteri Pencurian Benda Seni yang Tak Terpecahkan

Kepala penjaga awalnya menduga ada anggota staf yang membiarkan pintu tidak terkunci. Namun, kebenarannya jauh lebih menarik. Fu Manchu telah membuka kunci kandang dengan menggunakan seutas kawat yang ia temukan.

Bagian yang paling mencengangkan? Untuk menyembunyikan alatnya, Fu Manchu akan menyelipkan kawat tersebut di antara bibir dan gusinya, dan mengeluarkannya hanya ketika dia ingin melarikan diri.

Kemampuannya membongkar gembok sangat mengesankan sehingga ia dianugerahi keanggotaan kehormatan di Asosiasi Tukang Kunci Amerika.

Back To Top