Sumur-sumur Raksasa Libya yang Dibangun Gadaffi

Sumur-sumur Raksasa Libya yang Dibangun Gadaffi

178 telah dibaca. |

Libya adalah negara yang berbatasan dengan Gurun Sahara, dan sekitar 80% daratannya ditutupi oleh gurun. Hanya sekitar 10% dari tanahnya yang dapat dihuni oleh manusia. Sebagian besar wilayah Libya mengalami kondisi yang sangat gersang, dengan beberapa daerah tidak mengalami curah hujan selama 20 tahun.

Menariknya, ketika cadangan minyak ditemukan di berbagai belahan dunia, Libya juga menjadi negara penghasil minyak yang terkenal. Namun, selain minyak, sebuah penemuan mencengangkan juga ditemukan di Libya. Terkubur kurang lebih 500 meter di bawah permukaan gurun pasir.

Sumur-sumur Raksasa Libya yang Dibangun Gadaffi.

Sebuah reservoir air bawah tanah yang cukup besar ditemukan. Diperkirakan memiliki ketebalan sekitar 700 meter. Para ahli percaya bahwa sumber air yang sangat besar ini berpotensi memasok air untuk Libya selama 2-3 ribu tahun. Penemuan ini sangat penting bagi negara yang sebagian besar wilayahnya berupa gurun dan kelangkaan air merupakan masalah yang mendesak.

Ekstraksi dan distribusi air bawah tanah ini merupakan tantangan besar. Biaya pelaksanaan proyek tersebut pada tahun 1960 diperkirakan mencapai $25 miliar. Harga itu setara dengan lebih dari $100 miliar dalam mata uang saat ini. Akibatnya, proyek ini pada awalnya ditinggalkan karena kendala keuangan. Namun, ketika Muammar Gaddafi menjadi presiden, ia mengambil inisiatif untuk melanjutkan pengerjaan proyek ambisius ini.

Sumur-sumur Raksasa Libya yang Dibangun Gadaffi

Meskipun menghadapi tentangan dari negara-negara Barat, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, Gaddafi berhasil mendapatkan sumber daya dan pendanaan yang diperlukan dari dalam negaranya sendiri.

Para insinyur dari Korea Selatan didatangkan untuk membantu proyek ini, dan UNESCO memberikan pelatihan kepada para insinyur yang terlibat.
Untuk mengangkut air dalam jarak yang jauh, jaringan pipa besar dibangun, dengan beberapa di antaranya cukup lebar untuk mengakomodasi kereta metro.

Baca Juga: Pintu Neraka Kawah Darvaza

Pada bulan Agustus 1984, Gaddafi meresmikan proyek tersebut, yang melibatkan pembangunan 1.300 sumur pada kedalaman 500 meter.

See also  Perampokan Terlucu dalam Sejarah Jepang, Dilakukan Hanya oleh Satu Orang.

Sumur-sumur Raksasa Libya yang Dibangun Gadaffi.

Sumur-sumur ini terhubung melalui sistem pipa sepanjang 4.000 kilometer. Sejumlah bendungan juga dibangun sebagai bagian dari proyek ini, dengan volume gabungan yang cukup untuk membangun dua belas piramida Mesir.

Sumur-sumur tersebut begitu luas sehingga dapat dilihat dari luar angkasa oleh para astronot. Gaddafi menginvestasikan total $33 miliar untuk proyek luar biasa ini, yang kemudian diakui sebagai keajaiban dunia kedelapan oleh Guinness Book of World Records pada tahun 2008.

Kedatangan air di kota-kota besar Libya seperti Tripoli dan Bayanji membawa kegembiraan yang luar biasa bagi para penduduknya, dan upaya irigasi pun dimulai, memungkinkan kegiatan pertanian di 13.000 hektar lahan yang

Back To Top